Buku
Perlukah menulis ulang sejarah islam?
Banyak yang menyangka bahwa eksistensi Islam telah berakhir dengan berakhirnya Daulah Bani Umayah, Abbasiyah, maupun Utsmaniyah. Bahkan lebih jauh dari itu Islam telah berakhir sejak berakhirnya masa pemerintahan Khulafa ar-Rasyidin. Anggapan semacam itu sengaja ditiupkan ke tengah umat yang masih terlena dalam serba keterbelakangan. Siapa yang meniupkan anggapan itu? Tentu saja pihak yang tak ingin Islam tampil kembali di pentas sejarah sebagaimana pernah diraihnya dengan gemilang di masa-masa lampau. Celakanya anggapan seperti itu pun hidup di tengah-tengah umat Islam, bahkan di kalangan cendekiawannya sekalipun, yang terlalu silau pada segala sesuatu yang berbau Barat. Salah satu yang berbau Barat itu adalah metodologi, khususnya metodologi penulisan sejarah. Maka buku-buku sejarah Islam yang datang dari Barat itulah yang menjadi rujukan pelajar-pelajar dan mahasiswa muslim di berbagai penjuru dunia Islam. Padahal seringkali buku-buku itu menyesatkan. Karena itu, kita perlu menulis ulang sejarah, khususnya sejarah umat Islam, yang memiliki ciri khas dengan metodologi tersendiri, berbeda dengan metodologi Barat.
Tidak tersedia versi lain